Mengapa Kita Perlu Artecon ?
Seseorang
yang ingin membangun rumah, tentu akan mencari seorang arsitek yang
dapat dipercaya yang dapat mewujudkan impiannya. Memang ada kalanya
seseorang mencoba menggambar sendiri rumah idamannya. Hal ini tentunya
sah-sah saja, selama orang tersebut memang menguasai ilmu desain
arsitektur. Tetapi, jika desain yang dihasilkan orang tersebut kurang
maksimal, alangkah sayangnya bila “investasi” dalam membangun rumah yang
bernilai ratusan jutaan rupiah, atau bahkan sampai milyaran rupiah
dipertaruhkan hanya karena ingin “menghemat” biaya jasa seorang arsitek.
Alangkah lebih baiknya bila biaya jasa arsitek sudah dimasukkan dalam
alokasi biaya pembangunan rumah, sehingga investasi total untuk bangunan
tersebut dapat dihitung dengan tepat. Bahkan berdasarkan pengamatan di
lapangan, seringkali terjadi dengan hadirnya seorang arsitek,
pengeluaran total pada suatu bangunan dapat ditekan menjadi lebih murah
dengan desain arsitektur yang lebih baik, daripada bangunan tersebut
didesain dan dibangun sendiri oleh pemiliknya.
Berdasarkan temuan-temuan di lapangan, pemilik juga seringkali
dipusingkan dengan harga jasa arsitek yang ditawarkan. Memang di
lapangan jasa seorang arsitek sangat bervariasi. Ada yang memasang harga
sangat murah, mulai Rp. 5000/m2 sampai ratusan ribu rupiah per meter
persegi. Hal ini tentunya sangat terkait dengan tingkat kemahiran dan
pertanggungjawaban seorang arsitek terhadap desain yang dihasilkan.
Apakah mungkin desain dengan harga yang begitu rendah dapat
dipertanggungjawabkan dengan baik? Bahkan tidak jarang pula, desain yang
bertarif begitu rendah memiliki hasil desain yang tidak berbeda dengan
desain seorang awam. Tidak heran pula banyak pemilik yang kemudian
kecewa dengan hasil desain yang demikian. Pemilik bisa juga berpikir,
buat apa saya menggunakan jasa seorang arsitek, bila gambar yang
dihasilkan, sayapun bisa menggambarnya sendiri.
Lalu bagaimana jika pilihannya dialihkan kepada seorang arsitek
yang bertarif mahal? Dengan pilihan ini tentunya seorang pengguna jasa
akan puas dengan desain yang dihasilkannya. Arsitek tersebut tentunya
sudah teruji dan memiliki kemampuan yang jauh lebih baik. Pemilik akan
banyak mendapatkan masukan dan ide-ide dari arsitek tersebut, sehingga
impian pengguna jasa akan terwujud melalui desain yang dihasilkan.
Tak jarang pula seorang pemilik memiliki dana yang terbatas. Jasa
seorang arsitek sudah diperhitungkan oleh pemilik tersebut, namun dana
yang dimilikinya tidak akan mencukupi jika ia meng-hire arsitek bertarif
atas tersebut. Pilihan dapat dialihkan kepada arsitek bertarif
“menengah”. Biasanya arsitek tersebut sudah memiliki skill dan
pengalaman yang cukup banyak, namun sedang dalam posisi menanjak. Untuk
sementara waktu, arsitek tersebut akan memasang tarif yang menengah,
namun menyediakan pelayanan jasa yang baik dan memuaskan. Pemilik dapat
memanfaatkan kondisi ini dan mendapatkan hasil desain yang baik dengan
tarif yang cukup murah.
Setelah menentukan seorang arsitek yang tepat, lalu apakah tugas
seorang arsitek? Penjabaran tugas seorang arsitek dapat dilihat di bawah
ini (diambil dari web-site Ikatan Arsitek Indonesia):
Apa yang dilakukan oleh seorang arsitek untuk proyek Anda?
1 Arsitek
dilatih untuk menerima penjelasan dari Anda dan dapat melihat konsep
besarnya - mereka menyadari kebutuhan-kebutuhan penting Anda untuk
mendesain bangunan yang fleksibel dan dapat beradaptasi dengan
perubahan-perubahan kebutuhan bisnis Anda.
2. Arsitek
dapat menghemat uang Anda dengan memaksimalkan investasi Anda. Sebuah
bangunan yang terdesain dengan baik dapat mengurangi biaya Anda saat ini
dan meningkatkan nilainya untuk jangka panjang.
3. Arsitek
dapat menghemat waktu Anda - dengan mengatur dan mengoordinasikan
elemen-elemen penting dalam proyek, sehingga memberikan Anda waktu untuk
berkonsentrasi kepada aktifitas organisasi Anda.
4. Arsitek
dapat membantu bisnis Anda. Mereka menciptakan lingkungan binaan secara
keseluruhan - interior dan eksterior - yang nyaman dan fungsional untuk
para pengguna dan penghuni lingkungan tersebut.
Penjelasan proyek
Kunci
kesuksesan utama dari proyek Anda sangat bergantung kepada kualitas
penjelasan Anda, yang mana adalah kemampuan Anda untuk menjelaskan
secara rinci kepada arsitek Anda mengenai kebutuhan-kebutuhan dan
fungsi-fungsi dari bangunan Anda, dan rencana pengoperasian dan cara
mengaturnya. Arsitek Anda terlatih untuk membantu Anda menyiapkan
penjelasan akhir. Yang termasuk hal-hal penting yang dibutuhkan oleh
arsitek Anda untuk diketahui adalah:
1. Tujuan Anda:
Apakah
Anda menginginkan pencitraan yang baru (new image), memperluas ruangan
atau mengadopsi teknologi baru? Apakah Anda merespon kebutuhan dari
kebutuhan perubahaan struktur organisasi?
2. Gaya desain Anda:
Apakah
Anda mempertahankan gaya desain dengan bangunan yang ada? Apakah Anda
menginginkan desain yang terbaru atau canggih? Apakah Anda memperhatikan
aspek desain yang langgeng atau ekologis?
3. Alasan Anda mengajukan proyek ini:
Aktifitas apa saja yang ditujukan dalam proyek ini?
4. Otoritas Anda:
Siapa yang akan mengambil keputusan? Tentang desain? Tentang biaya? Tentang tanggung jawab harian ketika proyek sedang berjalan?
5. Harapan keseluruhan Anda:
Apa
yang Anda harap akan dicapai dalam proyek ini? Kepuasan pribadi?
Mengesankan klien atau kompetitor Anda? Keunggulan bisnis Anda dalam
sebuah komunitas? Memberikan suasana menyenangkan dan efisiensi yang
lebih baik bagi karyawan Anda? Sebuah tempat yang lebih nyaman bagi Anda
untuk Anda tempati?
Jika terlalu banyak ketidakpastian bagi arsitek Anda untuk menanggapi secara positif, ia bisa saja mengajukan usulan untuk melakukan penelitian pendahuluan atau studi banding sehingga Anda dapat menentukan kebutuhan-kebutuhan Anda pada informasi dasar yang nyata. Anda dapat menunjuknya atau seorang arsitek lain lagi untuk melakukan tugas studi ini bagi Anda dengan dasar perhitungan biaya jasanya persatuan waktu.
artécon indonesia
architecture | interior | contractor :
08998127711
08998127711



0 komentar:
Posting Komentar